KabariNews – Tidak dapat dipungkiri, kesehatan harta yang paling bernilai dalam hidup ini. Kekayaan berlimpah tak akan berarti jika fisiknya sakit. Bahkan seorang hartawan menjadi bangkrut untuk mengobati penyakitnya yang kronis dan parah. Untuk itu, tingkatkan derajat kesehatan Anda dan keluarga, lakukan general check up.

Pemeriksaan General Check-Up Kesehatan

Pemeriksaan General Check-Up Kesehatan

Dalam kondisi diatas, maka kita sadar betapa penting dan mahalnya kesehatan, sehingga tindakan pencegahan akan lebih baik dari pengobatan penyakit. Salah satu upaya penting dalam pencegahan penyakit adalah “General Check Up” kesehatan. Bahkan beberapa organisasi kesehatan terkemuka merekomendasikan terhadap pemeriksaan General Check-Up. Sebagai contoh, “The American Cancer Society” merekomendasikan pemeriksaan indikator kanker setiap tahun pada pria dan wanita yang berusia lebih tua dari 40 tahun, dan setiap tiga tahun bagi mereka yang lebih berusia tua dari 20 tahun.

General Check-up kesehatan, bertujuan untuk melihat kemungkinan ataupun sebagai deteksi dini dan pencegahan berbagai penyakit berbahaya dan kronis. Khususnya yang berhubungan dengan dengan resiko: tekanan darah tinggi, penyalahgunaan alkohol, merokok, diet yang tidak sehat, obesitas dan berbagai jenis kanker. Demikian pula, pemeriksaan ini dapat meningkatkan hubungan pasien-dokter dan mengurangi kecemasan pasien.

(Gambar 1: Pemeriksaan General Check-Up Kesehatan)

Pencegahan Keparahan Penyakit

Makanan Sehat Pencegahan Penyakit Kronis

Makanan Sehat Pencegahan Penyakit Kronis

Pencegahan keparahan penyakit dapat dilakukan dengan memperhatikan berbagai faktor penting kesehatan, yang meliputi: keadaan fisik dan mental, faktor lingkungan, kecenderungan genetik, agen penyakit, dan pilihan gaya hidup. Pencegahan penyakit bergantung pada tindakan antisipatif yang dapat dikategorikan sebagai pencegahan primer, sekunder, dan tersier. (Gambar 2 Makanan Sehat Pencegahan Penyakit Kronis).

Berdasarkan informasi Badan Kesehatan Dunia (WHO, 2004), yang menjelaskan bahwa setiap tahun, jutaan orang meninggal, sebenarnya dapat dicegah. Bahkan sebuah penelitian menunjukkan bahwa sekitar separuh dari semua kematian di Amerika Serikat pada tahun 2000 adalah karena perilaku dan keteledoran yang dapat dicegah (Journal of the American Medical Association 2000).

Berdasarkan laporan tersebut bahwa penyebab kematian tertinggi adalah: penyakit kardiovaskular, penyakit gangguan pernapasan kronis, cedera yang tidak disengaja, diabetes, dan penyakit menular tertentu. Demikian pula dalam penelitian tersebut diperkirakan bahwa 400.000 orang meninggal setiap tahun di Amerika Serikat karena pola makan yang buruk dan gaya hidup. Bahkan menurut perkiraan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 55 juta orang meninggal di seluruh dunia pada tahun 2011, duapertiga kelompok ini dari penyakit tidak menular, termasuk kanker, diabetes, dan jantung kronis dan penyakit paru-paru. Hal ini merupakan peningkatan yang sangat tajam dibanding tahun 2000, di mana 60 persen dari kematian dikaitkan dengan penyakit ini. Sehingga tindakan Pencegahan sangat penting, yang salah satu kuncinya adalah “General Check-Up” kesehatan.

Kondisi Khusus dan Anjuran General Check-Up:

Untuk pencegahan dan pengobatan penyakit sedini mungkin, sebetulnya sangat penting dilakukan general check-up kesehatan, yang meliputi pemeriksaan Kimia Darah, Pemeriksaan Gula dan Kolesterol, Urin, Pemeriksaan Fisik, serta Fungsi Hati, Paru-Paru, dan Pencernaan, dan pemeriksaan Deteksi dini kanker. Pemeriksaan tersebut diatas, sangat dianjurkan untuk kondisi-kondisi berikut:

A). Obesitas: merupakan faktor risiko utama yang dapat berakibat penyakit sekunder berupa: penyakit kardiovaskular, hipertensi, kanker, dan diabetes tipe 2. Sehingga dengan, dilakuakn General Check-Up, dan disertai anjuran latihan yang konsisten serta diet, khususnya makanan bergizi dan seimbang. Seorang individu yang sehat harus bertujuan untuk memperoleh 10 persen energi mereka dari protein, 15-20 persen dari lemak, dan lebih dari 50 persen dari karbohidrat, menghindari alkohol serta makanan tinggi lemak, garam-garaman, dan gula.

Penampakan Kanker yang Patut Dicurigai

Penampakan Kanker yang Patut Dicurigai

B). Kanker: Dalam beberapa tahun terakhir, kanker telah menjadi masalah global. Hampir disemua negaran, baik yang berpenghasilan rendah maupun negara menengah dan makmur, mengalami peningkatan penderita kanker. Kondisi ini, sebagian besar disebabkan oleh paparan karsinogen yang diakibatkan oleh industrialisasi dan globalisasi. Namun, kondisi kematian penderita, dapat dicegah atau diminimalisasi denganpencegahan primer kanker dan pengetahuan faktor risiko kanker kepada masyarkat, sehingga dapat mengurangi peningkatan kasus kanker, yang dapat dimulai dengan “General Check up”.

(Gambar 3: Penampakan Kanker Yang Patut Dicurigai)

C). Masyarkat yang berada dalam lingkungan Polusi udara dan Kanker paru-paru adalah penyebab utama kematian terkait kanker di Amerika Serikat dan Eropa. Tembakau adalah karsinogen lingkungan dan penyebab utama kanker paru-paru. Diperkirakan sekitar 25 persen hingga 40 persen dari semua kematian akibat kanker dan sekitar 90 persen kasus kanker paru-paru yang berhubungan dengan penggunaan tembakau. Karsinogen lainnya termasuk asbes dan bahan radioaktif.

D). Radiasi ultra violet, menyebabkan kemungkinan kanker kulit atau melanoma, yang merupakan salah satu bentuk kanker kulit paling mematikan. Pencegahan Anak sangat penting karena sebagian besar ultraviolet paparan radiasi dari matahari terjadi selama masa kanak-kanak dan remaja dan selanjutnya dapat menyebabkan kanker kulit pada masa dewasa. Sehingga untuk mencegah perlu melakukan pemeriksaan dini dengan cara check-up Kesehatan dini.

E). Kanker Serviks Rahim, Mengalami peningkatan dewasa ini. Kanker serviks menempati peringkat teratas di antara tiga jenis kanker yang paling umum di kalangan, sehingga Skrining sitologi serviks bertujuan untuk mendeteksi lesi abnormal pada leher rahim sehingga wanita dapat menjalani perawatan sebelum perkembangan kanker. Mengingat bahwa skrining berkualitas tinggi dan perawatan tindak lanjut telah terbukti mengurangi tingkat kanker serviks hingga 80 persen, sebagian besar negara maju sekarang mendorong perempuan yang aktif secara seksual untuk menjalani tes pap setiap 3-5 tahun.

Gejala Metabolisme Syndrome

Gejala Metabolisme Syndrome

F). Gangguan Metabolisme, seperti: Metabolisme syndrome, Diabetes Millitus, Hipertensi, dan Kelainan Kardiovaskular lainya, menjadi penyebab kematian tertinggi didunia dewasa ini. Kondisi kematian dan keparahan penyakit, sebetulnya dapat dilakukan pencegahan dini atau pengobatan dini, sebelum penyakit-penyakit tersebut menjadi kronis dan membahayakan jiwa, sangat dianjurkan untuk dilakukan pemeriksaan dini dan pemeriksaan teratur, berupa general check-up kesehatan.

(Gambar 4: Gejala Metabolisme Syndrome)

About The Author

Taruna Ikrar

Dr. Taruna Ikrar, M.Pharm., MD., Ph.D. lahir di Makassar, 15 April 1969 adalah seorang ilmuwan berkebangsaan Indonesia dalam bidang farmasi, jantung, dan syaraf. Di dunia Internasional, ia lebih dikenal sebagai salah satu peneliti yg mempopulerkan sistem AlstR (allatostatin receptor) dalam tulisan yang telah dipublikasikan di jurnal Frontiers of Neural Circuit edisi 20, Januari 2012 . Saat ini Dr Ikrar merupakan salah satu tim spesialis dan analis di University of California, School of Medicine, Irvine, CA, USA

Leave a Reply